Aku mengingatmu
Karena sinar perubahanku
Untuk semakin dalam lagi mencium
Dinginnya sajadah disetiap malam bisu
Lebih dari hari yang berlalu
Aku mengingatmu
Disisa perjalanan waktu
Yang sama sekali tak mampu kubunuh
Dan dari subuh ke subuh
Kaulah yang mengisi do’aku
Aku mengingatmu
Sebagai satu-satunya bidadari
Yang pernah datang dipagi itu
Mengajakku menembus hangatnya matahari
Melintasi luasnya langit
Tapi ...
Secepat itu juga kau pergi lagi
Membiarkanku sendiri...disini...
Aku mengingatmu
Karena satu janji dari bibirmu
Untuk menuntaskan satu episode terakhir
Perjalanan kita
Walau itu...ternyata lebih bias
Dari fatamorgana mimpiku
Aku mengingatmu
Hanya dari pelataran rinduku
Jakarta, 20 Januari 2012