Jumat, 23 Desember 2011

ANTARA AKU ... dan KAMU

Wahai semesta...
Samakah kesedihanmu
Saat meneteskan air hujan
Dengan kesedihanku?
Kau bisa banjiri bumi dengan airmu
Kau ungkapkan gemetar resah
Lewat gempamu
Ternyata aku....
Bisa lebih dari itu
Tangis membuat pandang mataku nanar
Tubuh gemetar ....
Semangat jadi lemah terkapar
Dinginnya tetesan air mata...
....membekukan butir darah
.....Jantungku mau berhenti...
Kesendirian merajalela...
Dan membuat sepi setiap langkah
Yang seharusnya kutuju..!


Duhai kasih...
Begitu terbuai aku dengan janji
Khusyuk kudengar dari bibir mungilmu
Entah...kenapa tak kau tepati?
Padahal telah kusiapkan bilik indah dihati
Kuhias dengan bunga cinta
Yang sengaja kubawa dari surgaloka
Untuk kita berdua...
Kalau kau datang...hanya untuk pergi
Kenapa dulu kau ajak aku merangkai kisah?
Ya Rabb...
Doa dan rintih menjadikan aku sedih
Tanya dan kata memberikan aku sepi
Biarlah sajakku ini sampai juga padaMu


Berkali-kali aku tanya kabarmu
Yang terhembuskan lewat kata
Lewat do’a...dan sisa rasa yang tak mati
Kau hanya jawab dengan secuil kalimat..!
Aku cuma bisa tersenyum
Karena geli dengan sikapmu
......
Memang aneh kita ini...
Kau bisa lakukan satu hal penting
Yang aku tak mampu sepertimu
....berubah keyakinan....!
......
Sedangkan aku merasakan sesuatu
Yang tak mudah dipahami siapapun
Dan harusnya aku ikut pergi...sepertimu
Tak berlutut begitu saja...
Dibalik janji yang pernah terucapkan
Tapi ...sungguh berat
Aku selalu menunggumu disini
Ditempat kita pernah memulai
.......
Perlu kau tahu...inilah kita...
Dua insan yang sangat berbeda..!








Jakarta, 23 Desember 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar