Kadang memang sulit dimengerti
Kita ini berdiri dibumi yang sama
Jarakpun tak jauh seperti terkira
Tapi kau dihulu
Sedang aku selalu menunggu dihilir
Diantara kita...tabir...!
Aku berusaha melangkah..terus melangkah
Tapi kau nampaknya berhenti...
Lalu memaksa aku pergi
Dengan sedikit obor ditangan kiriku
Ke tempat yang tak mudah dicari
...
Tapi aku tak pernah bisa benar-benar pergi...
Kau tahu itu...!
Tanyalah pada langit
...dimana kugantungkan rasaku
Tanyalah pada angin
...kemana langkah kakiku bermuara
Tanyalah juga pada bumi
...dimana kan terkubur jasadku nanti
Tak akan pernah terjawab pasti..!
Karena sebenarnya aku tidak kemana-mana
Hanya terselip..dan mengering disetiap tetes darahmu
Lalu...
Tak henti-hentinya kuketuk dinding hatimu itu
Agar kau tahu aku menyendiri disitu
Selalu...tak berbatas waktu
Sampai sapamu membakar beku penantianku...
Singkawang, 11022011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar