Sandarkan...
Sandarkanlah punggungmu didadaku
Pejamkan mata..buka hatimu
Lihat di depan sana..
Sebenarnya hilirmu adalah muara tujuanku
Sandarkan...
Sandarkanlah dadamu didadaku
Seperti sesaat lalu
Dan dengar baik-baik
Untuk siapa debar jantung berpacu
Sandarkan...
Sandarkanlah ujung ceritamu dilangitku
Agar kau tahu pasti
Diam-mu kini
Tak juga tuntas membunuh sajakku
Sandarkan...
Sandarkanlah keluhmu padaku
Kan kuusir duka dari hidupmu
Jangan pernah ragu
Karena aku masih menggenggam janji itu
Sandarkan...
Sandarkanlah bulanku dilautmu
Lihat...sinarku tetap utuh dihempas gelombangmu
Sampai habis riwayat Sang Waktu
Sayang...
Sejak setahun lalu...
Mimpiku tak pernah tidur
Selalu menyendiri disisi malammu
.......
Akupun tak perlu berteduh...
Karena hujan takkan mampu menghapus keyakinanku
Pontianak, 03 Mei 2011
I like this poem
BalasHapus