Mencintaimu... tak harus melihat langit
Karena aku merasa jadi kecil tak berarti
Cukup sesekali saja membayangkan
Saat terakhir mengantarmu pagi itu menuju kesendirian
Merindukanmu... tak perlu harus bermimpi
Yang membuatku tak pantas di alam ini
Kenyataan...ya sebatas kenyataan
Yang kau paksakan harus dipahami
Mengenangmu ...cukup terpejam mata digelap ini
Tak perlu menatap matahari
Karena tak mampu lagi kuhanguskan raga
Seperti sesaat lalu...
Yang selalu kulakukan untukmu...
Cinta....
Adalah ketulusan dan pengorbanan
Bukan sekedar harapan...apalagi hanya kenangan
Saat hati merindu...
Biarlah cukup ditunggu disini...
Disela-sela rintik hujan
Yang membuat bayangmu abadi seindah pelangi
Jakarta, 08 Agustus 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar