Jumat, 04 November 2011

K E N A N G A N

Sore itu...
Kembali aku menelusuri jalan
Yang sering kita lewati berdua
Beberapa waktu lalu

Masih terlihat dedaunan dipinggir jalan
Tetap seperti dulu
..Tegak tergantung didahan
..Belum sempat berguguran
Walau terik matahari dan hujan terus bergantian menghampiri
Tak kenal waktu...

Aku menyetir mobil yang sama
Seperti saat kita masih berbagi rasa dulu
......
Aku lihat disamping kiri
Tempat duduk yang biasa kau tempati
Masih terbayang tatapan lembutmu
Diselingi harum parfum yang membekas jelas
Lalu kita saling bercerita
Tiada henti
Sambil menembus macetnya jalan

Masih utuh bayangan senyummu
Dispion dalam mobilku
Sungguh ...luar biasa indah...!
Tak habis-habisnya kunikmati
Karena takut semua itu hanya ilusi...

Kulihat dikedua spion luarku...
Ribuan meter telah kutinggalkan jarak dibelakang
Yang berombak bagai fatamorgana diri
Tentang lautan kisah kita
Berisi serpihan karang...deburan...gelombang..
... dan badai...
Yang lelap di birunya kedalaman janji
kini seakan mati suri
....Sulit untuk bangkit lagi

Masih teringat saat hujan begitu deras
Mengguyur seluruh isi bumi
Kusiapkan satu payung kecil
Yang hanya cukup untuk separuh tubuh kita
Lalu pelan-pelan kita turun dari mobil
Sambil kupeluk dirimu serapat mungkin
Agar tak sempat menetes hujan ditubuh halusmu
... itulah pelukan mesra pertama sejak aku mencintaimu..!
Berdua kita berjalan menghindari banyaknya genangan air
Perlahan menuju pinggir jalan
...Ke Warung Tahu Campur...

Langgananmu selama puluhan tahun...

Brakkkk....!!!!!
Tak sadar aku menabrak mobil depanku
Dipintu masuk tol Simatupang
....
Seluruh lamunan hilang seketika..!
....
Dan membuatku akhirnya harus tahu
Semua itu hanya kenangan
Yang kini setia menemaniku dalam kesendirian
.....
Lalu senjapun mengantar kenangan ke malam hitam
Semua serba remang-remang ....
.....
Entah kenapa...
Kau kukuh dengan perubahanmu
Datang....pergi....datang....pergi lagi
Tanpa pesan apapun...
Sedang aku ... selalu berusaha seteguh

Dengan jurang keyakinan yang tak pernah runtuh...
Hakikat konsistensi diri yang perlu kau tahu
.........

Akhirnya ....
Kini kau paksa aku menjadi paham
Bahwa hidup harus terus menuju tempat berlabuh
Ada ataupun tiada dirimu...
... disini...
Mengiringi cintaku yang tak pernah berhenti...




Bogor, 02 Oktober 2011

1 komentar: