Aku melihat indahnya sinar itu
Bintang...ya Bintang, itulah namanya...
Begitu benderang
Jauh di atas cakrawala
Yang pernah tergambar disana
Aku merasa hangatnya api itu
Ketika semua gelap dipadamkan
Ketika segenap dingin dibekukan
Ketika bayang semu dikuburkan
Disini masih tersimpan indahnya putih
Selalu terbilang putih
Yang sangat tidak mudah dipahami
Tergapai dalam serpihan sepi
Diujung yang tak pernah mati..
Apa yang terlihat dibatas itu..
Bayangan...atau fatamorgana..?
Bukan..sama sekali bukan..!
Itulah diri sendiri
Yang berusaha mengais kasih Illahi..
Aku berlari membawa segenggam bayang diri
Jauh..sungguh jauh sampai batas sepi berdiri
Tinggi..ketempat yg belum sempat sekalipun tergambar mimpi
Tutup semua gelap dan terang
Hanya raga yang berdiri tegak disini
.......
Sekejap badai mendera...
Coba hempaskan setangkup nalar
..Aku tak bergeming...
Tetap bangkit..mencoba dan mencoba lagi
..Teriring setetes pinta tersisa
Tak ada waktu untuk memupus diri
......
Karena bila hampa mulai menari...
Itulah nisanku disisa perjalanan ini
Bogor, 13 Juni 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar